mengenal instrumen

seringkali kita menggunakan kata instrumen misal

”  Etika komunikasi di sini ditempatkan hanya sebagai instrumen belaka dan menjadi kurang bermakna dalam menentukan isi program” arti instrumen disini adalah Instrumen disebut juga sebagai alat.

detailnya

Instrumen yaitu sesuatu yang dapat digunakan untuk mempermudah seseorang melakukan tugas atau mencapai tujuan secara efektif atau efisien (Suharsimi Arikunto, 2009: 25).

menurut kamus instrument berarti alat yg dipakai untuk me-ngerjakan sesuatu (spt alat yg dipakai oleh pekerja teknik, alat-alat kedokteran, optik, dan kimia); perkakas;

Instrumen evaluasi juga dapat diartikan sebagai alat evaluasi.

Menurut Farida Yusuf Tayibnapis (2000: 102), instrumen merupakan alat yang digunakan untuk merekam informasi yang dikumpulkan.

referensi :

  1. http://a-rahayu.blogspot.com/2012/05/pengertian-instrumen.html
  2. http://artikata.com/arti-330848-instrumen.html

jenis tipe bukan wartawan ( bodrek , amplop , jale ,86 )

bodrek

Wartawan amplop: Mereka adalah wartawan beneran, dengan kata lain memiliki media tempat bekerja. Mereka selalu menerima, bahkan terkadang mencari uang dari narasumber. Pokoknya, mereka punya hobi  mencari keuntungan pribadi dengan status kewartawanannya.

Menurut  Zaenudin HM (The Journalist, 2001, hal 62) itu julukan negatif bagi wartawan yang melanggar kode etik jurnalistik, yakni yang menerima uang maupun hadiah-hadiah dari narasumber.

– WTS: ‘wartawan’ tanpa surat kabar. Biasanya disematkan pada orang yang mengaku-ngaku sebagai wartawan, tetapi sebenarnya dia tidak bekerja untuk media manapun. Tapi, ada juga yang punya ID card, bikinan sendiri. Tujuannya untuk meyakinkan narasumber demi mencari keuntungan pribadi.

– Wartawan bodong: artinya sama dengan WTS

– Wartawan gadungan: artinya sama dengan WTS. Di daerah tertentu, disingkat wargad.

– Wartawan bodrek atau bodrex: artinya sama dengan WTS. Tetapi, kebanyakan orang mencap mereka sebagai orang yang sering memaksa nara sumber untuk memberi uang atau proyek tertentu. Seorang wartawan senior di Bandung, Chevy Ganda, mengungkapkan istilah ini muncul tahun 1980-an. “Dulu kan ada iklan obat sakit kepala Bodrex. Di iklan itu ada yang namanya pasukan Bodrex. Kerjanya beramai-ramai. Di iklan itu kan ada slogan Bodrex datang Bodrex menyerang. Nah, kerja mereka seperti itu, datang dan menyerang narasumber,” kata Chevy yang dikutip dari laman Okezone.

Menurut  Zaenudin HM (The Journalist, 2001, hal 64) sebetulnya tidak pantas disebut wartawan karena mereka tidak menjalankan tugas-tugas jurnalistik sebagaimana umumnya yang dilakukan wartawan. Embel-embel kata wartawan terlanjur digunakan karena mereka sering mengaku sebagai wartawan. mereka tidak bekerja untuk media manapun. Mereka hanya berpura-pura jadi wartawan.

– Wartawan corong: ini biasanya istilah yang disematkan untuk wartawan yang benar-benar tunduk pada narasumber. Ia mengemas berita sesuai dengan keinginan atau arahan narasumber yang telah memberinya amplop.

– Kapsul: kata ini sering dipakai oleh wartawan untuk menyebut ‘wartawan’ bodrek. Tujuannya agar bodrek tidak tersinggung.

– Muntaber: kata ini sering dipakai untuk bahan bercandaan wartawan. Misalnya datang ke redaksi, tanpa bahan berita. Maka disebut muncul tanpa berita.

– Korlap: koordinator lapangan. Wartawan yang  mengkoordinir teman-temannya untuk melakukan suatu liputan. Biasanya istilah ini dikaitkan dengan benefit liputan, dia bertugas untuk memastikan adanya amplop.

– Jale: ini kata lain dari istilah amplop. Asal katanya jala atau menjala yang berguna untuk menangkap ikan di sungai atau empang. Kalau dibahasakan dengan bahasa Betawi jadi jale atau menjale. Nah, jadilah plesetan benefit yang didapat saat menjalankan profesi jurnalis. Awalnya sih ini dimaksudkan untuk menjelaskan proses mencari amplop.

– Suel: ini juga istilah yang dipakai sebagian wartawan di Karanganyar untuk menyebut jale.

– Pacah: ini plesetan istilah amplop di Padang, Sumatera Barat.

– Prengke: ini istilah amplop terbaru di Padang. hehehe..

THR: kependekan dari tunjangan hari raya. Ini juga sering jadi plesetan untuk uang amplop dan jale, khususnya di hari raya.

– Ngarit: artinya proses mencari amplop. Ini digunakan di salah satu daerah di Jawa Barat.

– Nanduk: ini juga kata lain dari jale. Tetapi artinya lebih ke bagaimana mencari jale. Dipakai oleh wartawan di salah satu daerah di Tanah Air.

– Peluru: ini juga plesetan untuk menyebut amplop. Tapi biasanya hanya dipakai oleh wartawan di instansi tertentu saja.

– 86: biasanya diucapkan anggota polisi di radio HT begini: lapan anam. Ini merupakan kata sandi atau kode percakapan anggota polisi. Kira-kira, artinya ialah dimengerti atau dipahami. Sebuah informasi (taruna) dapat dimengerti. Tapi, sebagian wartawan memplesetkannya menjadi kata perdamaian, damai, peace. Ada juga yang mengartikannya sebagai kata untuk menyebut benefit atau amplop yang mereka dapat dari narasumber.

– Jelas: benefit dari narasumber sudah pasti ada dan pasti akan didapat oleh oknum-oknum wartawan yang sangat menginginkannya.

– Aman: benefitnya atau pemberian amplop dari narasumber sudah di tangan wartawan atau sudah ditangan korlap wartawan.

– Amankan: ini beda pengertiannya dengan aman. Amankan, artinya wartawan menutupi kasus tertentu atau sengaja tidak memberitakannya karena yang bersangkutan sudah menerima amplop.

– Cair:  amplop atau jalenya sudah dibagi-bagikan kepada wartawan. Atau bisa juga amplopnya sudah sampai ke tangan wartawan. Artinya mirip-mirip juga dengan aman.

– Partun: partai tunda. Maksudnya, narasumber atau humas baru memberikan amplop bila beritanya sudah tayang atau terbit.

– Seliter: Rp100 ribu.

– Setiang: benefitnya atau amplopnya yang diterima oknum wartawan berisi Rp100 ribu.

– Gocer: gocap ceria. Rp50 ribu.

– Ceper: cepek ceria. Rp100 ribu.

– Normatif: jumlah benefitnya tidak lebih tidak kurang atau seperti biasanya.

– Kering: acara yang diliput tidak menghasilkan benefit alias tidak ada amplop-nya.

– Centong kaleng: plesetan untuk mengatakan humas atau narasumber yang pelit untuk memberi amplop.

– Jumat ceria: hari dimana oknum-oknum wartawan berkumpul untuk menerima amplop dari narasumber tertentu. Ini hanya berlaku di daerah tertentu.

– Arahan: arti formalnya ialah instruksi atau petunjuk. Sebagian wartawan sering memplesetkannya sebagai ajakan dari narasumber untuk melakukan hal yang menyenangkan, misalnya makan-makan.
– Absen: suatu tanda kehadiran di salah satu acara. Nah, sebagian wartawan sering mengaitkannya dengan aktivitas ngamplop. Hanya yang absen yang dapat amplop.

– Kloning: wartawan yang tidak ikut meliput berita, tetapi dia hanya minta data dari teman yang meliput. Lalu dia membuat berita yang seakan-akan dia ikut meliput.

– Barbuk: kependekan dari barang bukti. Dalam masalah kriminal, di kepolisian misalnya, barbuk ini merupakan elemen penting untuk pengungkapan. Barbuk bisa bercerita apa saja. Nah, saking ampuhnya, kata ini juga jadi pleseten bagi sebagian wartawan amplop. Tulisan berita hasil wawancara narasumber atau foto, misalnya, bisa jadi barbuk untuk mendapatkan amplop dari narasumber atau orang yang berkepentingan. Ada barbuk, maka ada amplop.

– Sopoi: ini juga kata lain dari amplop. Umumnya kata ini dipakai di daerah Kalimantan Barat.

– Pantulan: memantulkan. Ini merupakan kata lain dari bagi-bagi  informasi antara satu wartawan dengan wartawan lainnya.

– Pucuk:  Ini bukan iklan minuman teh. hehe. Tapi, ini istilah untuk mengatakan uang dari narasumber. Istilah ini berlaku di daerah Sumatera.

– Rebon:  Kata ini juga dipakai untuk mengistilahkan amplop di kalangan wartawan yang bertugas di salah satu instansi.

– Beras: Artinya sama seperti Rebon. Amplop.

– Cepu: ini adalah istilah yang sering dipakai di kepolisian. Artinya mata-mata atau informan. Nah, istilah ini juga sering dipakai wartawan untuk menyebut orang dalam kepolisian yang memberikan informasi tentang suatu peristiwa atau berita.

– Taruna: Ini juga bahasa dalam radio HT polisi, seperti Cepu. Taruna artinya berita. Biasanya, istilah ini dipakai oleh wartawan kriminal.

– Liputan Harum: maksudnya ialah liputan yang ada jale atau amplop untuk wartawan yang hadir.

– Poh-poh: maksudnya, isi amplopnya banyak. Asalnya dari bunyi ketika orang menaruh gepokan uang. Buk-buk. Ini berlaku di salah satu daerah di Tanah Air saja.

– Sret-sret: nah kalau ini lawan dari poh-poh. Sret-sret sebutan untuk wartawan amplop yang mengatakan  isi amplopnya sedikit. Ini juga hanya berlaku di salah satu daerah.

– Suntik: ini cara wartawan di salah satu daerah memplesetkan kata amplop. Asal muasalnya adalah dari kasus pengalaman orang sakit, kalau orang sakit ke dokter, biasanya dia disuntik.

– Kir: ini kata lain dari amplop di sebagian kalangan wartawaninfotainment. Jadi, ini plesetan uang kelayakan.

– Artisan (atau sering disebut jurnalis tuyul). Ini pencari berita yang hanya dikontrak secara lisan oleh koresponden suatu media dengan sistem gaji suka suka koresponden atau berdasarkan kesepakatan mereka tanpa sepengetahuan perusahaan.

– Wartawan CNN:  ini istilah yang mirip dengan muntaber (muncul tanpa berita). Istilah muncul karena kekesalan wartawan yang beritanya tidak diterbitkan oleh redaksinya, padahal dia sudah wawancara panjang lebar dengan narasumber. Jadinya ya, Cuma Nanya-Nanya.

– BD: Bandar. Ini kata lain untuk orang yang memegang amplop di suatu tempat liputan. Biasanya setelah liputan selesai, wartawan amplop akan menemui atau mencari-cari orang ini. Ahaaayyy

– Jals:  Ini aslinya jale. Tapi, sebagian wartawan sekarang meyebutnya jals. Katanya, biar lebih gaul.

– Operasi batok : operasi untuk mencari amplop.

– Operasi jiboti : maksudnya sama dengan operasi batok.

– Kalai : ini kata lain dari jale. Alias lapan anaaam.

– Tek – Tek : Ini terkenal di Surabaya. Tek-tek, meminjam kata dari tahu tek, makanan khas Surabaya. Artinya, begitu meja si narsum diketek (diketuk), pasti tahu ujung-ujungnya soal uang.

– KJ: Kagak jelas, meeen. Maksudnya, di suatu acara atau setelah wawancara narasumber, ternyata tidak ada amplopnya alias mengecewakan.

– CNN: cuma nanya-nanya. Artinya, wartawan yang medianya tak jelas kapan terbitnya, tetapi yang bersangkutan rajin sekali wawancara narasumber.

– Sopu: artinya sapu. Di kalangan korlap wartawan 86, biasanya mengatakan itu untuk mengamankan amplop dari narasumber.

– Vitamin: artinya dalam suatu kesempatan liputan, ada uang yang bisa didapat si wartawan.

– Aduh: menurut seorang korlap 86 senior dari salah satu daerah, ini artinya uang sudah disiapkan narsum untuk wartawan. “Lebih kerennya dibilang Ada Aduhnya,” ujar korlap itu.

– Wartawan punggung: wartawan yang punya kebiasaan berada di belakang narasumber dan tak pernah bertanya. Biasanya, ia sengaja supaya tersorot kamera televisi sehingga bosnya di redaksi tahu.

– Segalon: istilah ini dikenal di Ibukota. Segalon artinya nilai amplopnya Rp 1 juta.

– Gergaji: artinya, korlap wartawan memotong jatah amplop sebelum dibagikan kepada teman-teman wartawan lainnya.

referensi:

http://singkatcerita.blogspot.com/2011/01/kamus-ke-wartawan-amplop.html

1 dekade

1 Dekade = 1 Dasawarsa = 10 Tahun
1 dekade = 120 bulan
1 dekade = 480 minggu
1 dekade = 3.560 hari

Umumnya, satu dasawarsa dimulai pada tahun yang berakhir dengan angka 0, dan berakhir pada tahun yang berakhir dengan angka 9. Contoh: dasawarsa 80-an, dimulai dari tahun 1980 sampai 1989.

referensi

  1. http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110504203131AA4XaWD
  2. http://belajar-sampai-mati.blogspot.com/2009/11/ada-berapa-detik-dalam-satu-abad.html

menghilangkan alert idm fake serial number

untuk menghilangkan alert idm karena terdeteksi sebagai serial yang kita crack caranya non aktifkan dlu idm caranya klik icon idm di toolbar

gambar

 

kemudian klik kanan pilih exit

idm

kemudian masuk ke folder idm C:/ProgramFiles/internetdownloadmanager  nah cari IDMGrHlp.exe kemudian rename / rubah namanya dengan sembarang nama misal idmhelp_old  

referensi http://www.pram-software.com/2013/11/cara-menghilangkan-popup-fake-serial-idm.html

semoga berguna 🙂

Review buku tersesat di jalan yang benar ( sebuah pilihan cerdas mantan pns )

???????????????????????????????

Buku ini berisi tentang

  • Percaya bahwa tuhan memberikan yang terbaik untuk kita.
  • Bahwa tidak menjadi pns tidak akan membuat hidup kita kiamat.
  • Bahwa untuk berhenti menjadi pns dengan hidup terjamin dan status sosial yang baik di masyarakat merupakan keputusan yang ‘berdarah-darah’ apalagi pertimbangan dari keluarga

Manfaat pengalaman dari pns adalah kita belajar birokrasi, bergaul degan banyak orang dan cara berorganisasi, Menjadi pns yang mempunyai idealisme dan integritas adalah terpuji sekali tetapi belum bisa mendatangkan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan apa yang didapatkan ketika menjalankan usaha sendiri. Kita harus dapat menjadikan apapun yang kita usahakan sebagai jalan menuju padanya (menjadikan pahala),Dengan berbisnis sendiri kita dapat mengaplikasikan kejujuran,kedisiplinan,kepedulian, dan tanggung jawab dalam bisnis/pekerjaan.

beberapa point dari buku ini
tip untuk orang pns agar naluri bisnis kita kuat : rajin membaca buku – buku bisnis, mencari mentor bisnis dan mengikuti seminar -seminarnya (dapat membuat ide bisnis kita menjadi kuat)

Membangun mindset sukses dengan cara

  • Menciptakan zona nyaman baru
    Keluar dari zona nyaman kecil menuju zona nyaman yang lebih besar lagi (perencanaan dan strategi yang kuat)
  • Semua orang berhak sukses
    Semua orang mempunyai keunikan dan potensi masing -masing ,mereka yang di atas rata- rata (sukses) menyadari potensi luar biasa yang dimiliki , hidup ditentukan takdir melaui nasib, nasib dapat kita rubah dan perbaiki sesuai dengan usaha,kesungguhan dan doa

semoga berguna 🙂

standart dalam pengelolaan lpse

berikut ini 17  standart dalam pengelolaan lpse

  1. Standar Umum Manajemen Gangguan dan Permintaan Layanan LPSE
  2. Standar Umum Manajemen Problem / Permasalahan Layana LPSE
  3. Standar Umum Manajemen Kapasitas Layanan LPSE
  4. Standar umum Manajemen Keamanan Informasi Layanan LPSE
  5. Standar Umum Internal Audit Layanan LPSE
  6. Standar Umum Aset dan Risk Management Layanan LPSE
  7. Standar Umum Kebijakan Layanan LPSE
  8. Standar Umum Manajemen SDM Layanan LPSE
  9. Struktur Organisasi Layanan LPSE
  10. Standar Umum Pengendalian Akses Layanan LPSE
  11. Standar Umum Prosedur Budgeting Layanan LPSE
  12. Standar Umum Manajemen Perubahan dan Manajemen Rilis Layanan LPSE
  13. Standar umum Design Transition of New or Change Services Layanan LPSE
  14. Standar umum Identifikasi Peraturan dan Persyaratan Layanan LPSE
  15. Standar Umum Supplier Management Layanan LPSE
  16. Standar umum Business Relation Management Layanan LPSE
  17. Standard Umum SOP Penanganan Keadaan Darurat dan Rencana Kelangsungan Bisnis Layanan LPSE

semoga berguna 🙂

iso 20000 ( manajemen pengelolaan IT )

iso 20000 adalah suatu standart   yang mendefinisikan persyaratan untuk penyediaan layanan dan manajemen TI

dikeluarkan oleh Organisasi Standar Internasional (ISO) bisa didunlud disini http://www.jtc1-sc7.org/ tapi tetep aja bayar 😀

iso 20000 menggantikan british standar 15000

ISO/IEC 20000 ini terdiri dari beberapa dokumen:

  • spesifikasi manajemen sistem layanan TI ( ISO 20000-1) :menganjurkan penggunaan pendekatan proses terintegrasi untuk secara efektif menyediakan layanan terkelola sesuai kebutuhan bisnis dan pelanggan
  •  Aturan pelaksanaan untuk manajemen layanan ( ISO 20000-2) :aturan pelaksanaan’ dan menjelaskan praktik-praktik terbaik untuk manajemen layanan dalam lingkup ISO 20000-1 (pratik – praktik)
  • dibawah ini beberapa dokumen lainnya

iso20000

referensi

  1. http://kamusbisnis.com/arti/iso-20000/
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/ISO/IEC_20000
  3. http://itilindo.com/2010/03/31/dari-itil-conformance-ke-iso-20000-compliance/
  4. http://www.jtc1-sc7.org/

semoga berguna 🙂

sebuah sisi lain catatan rakernas lpse ke 9 by citizen junalism

baliho rakernas lpse

sekilas tentang rakernas lpse 2013,rapat kerja nasional ini berubah nama dari rakornas (rapat koordinasi nasional ) menjadi  rapat kerja nasional entah apa yang menyebabkannya,rakernas 2013  kali ini adalah rakernas ke 9, turut serta mengundang pejabat daerah seperti walikota ,bupati ,turut serta mengundang ULP dan tak lupa yang penting LPSE hehehe,diikuti kurang lebih 2494 peserta dari seluruh indonesia dan diadakan  di panti prajurit jln dr saharjo jakarta untuk hari pertama dan hari kedua di swiss – bell hotel dan Graha nandhika sucofindo,

IMG_20131120_075424

IMG_20131120_153718

tema kali ini galang percepatan modernisasi pemerintah  melalui penguatan  LPSE dan Profesionalisme ULP

oke bagi yang belom tahu rakernas : rakernas lpse merupakan agenda rutin pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas  sumber daya pengadaan , agar proses pengadaan pemerintah dapat dilaksanakan secara lebih efisien, efektif transparan, terbuka mengutamakan prinsip – prinsip persaingan usaha yang sehat dan beraku adil bagi semua pihak (diambil dari brosur panduan kerja rakernas 2013)

menurut saya pribadi rakernas adalah pesta setahun sekali bagi petugas lpse kenapa saya sebut pesta karena ditempat ini kita bisa sharing permasalahan-permasalahan dan solusi, berbagi pengetahuan baru, memperluas jaringan, kenalan dengan teman LPSE baru, dan akumulasi permasalahan dan kompleksitas LPSE terasa hilang dalam waktu ini karena kita bertemu dengan teman- teman yang sama, teman-teman dalam satu perjuangan berbagi bersama

salah satu cuplikan kejadian dalama share peserta  “eelah tibae podo yo nag nggonku karo  nang nggonmu  hahahha, trus solusine piye ” translate  “owalah ternyata sama ya di tempatku sama ditempatmu  hahaha  ,trus bagaimana solusinya “

ya seperti inilah keluarga besar LPSE  membesarkan institusinya , solusi gotong – royong

hari pertama pengambilan undangan dilakukan tanggal 18 – 19 lalu saya putuskan untuk mengambil pada tanggal 19 nya karena tanggal 18 juga masih ada acara training assesor lpse .

nih suasana pengambilan undangan. lumayan rame (kayaknya numpuk ditanggal 19 karena temen – temen pada mampatkan anggaran dengan datang ditanggal 19 nya lanjut ken 20 -21)

???????????????????????????????

Mekanismenya ambil form undangan lalu kumpulkan di meja sppd dan meja pengambilan gift (ada 4 meja  hmm mungkin perlu ditambah nih )

rakernas lpse

abis dari pendaftaran dapet kupon untuk ditukerin tookit

???????????????????????????????
dapet toolkit rakenas

toolkit rakenas lpse

tasnya keren bisa dibawa kemana-mana nih

???????????????????????????????

undangannya

???????????????????????????????

tanggal 20 nya kumpul di balai panti prajurit ,masuk langsung ambil id peserta

IMG_20131120_075640

dapat id deh

idpeserta

screning dulu sama paspampres supaya aman

paspampres

red carpet

red carpet lpse

suasana didalam

IMG_20131120_153406

IMG_20131120_153319

rekenas lpse 2013

???????????????????????????????

nih pak budiono waktu sambutan (sayang saya dibelakang jadi ndak bisa ambil gambar pak budiono )

budiono

tempat makannya

IMG_20131120_134040

IMG_20131120_134030

eh rakor kali ini ada maskot lkpp si lebah sayang belom punya nama ,usul gimana kalo lebah budi  (bersih,unggul, dinamisator,independen) 😀

IMG_20131120_153240

tiap orang minta poto gak kebayang panasnya yang didalem sana kasian tuh, mana katanya sulit lihat juga  heheh. tapi siapa ya yang ada didalamnya rekan lkpp kah ??? 😀

hari kedua, 

materi hari ke 2

  • spse versi 4 ,vms (vendor management system)
  • system backup dan cloud spse
  • sirup emonev,epurchase ,ekontrak

pemateri / moderator favorit saya pak suryanto (ngocol abis nih bapak topp dah)

suryanto lkpp

sesi doorprise hal ini yang ditunggu-tunggu, dari dulu ngarep tapi kok belum dapet – dapet hehehe,

IMG_20131121_163848

point penting dalam rakernas kali ini menurut saya adalah

semoga lpse tetap jaya  dan semoga bertemu lagi kawan dalam rakernas ke 10 , lpse untuk indonesia

materi rakor dapat dimbil di http://rakor.eproc.lkpp.go.id/

Semoga berguna 🙂

Karyawan teladan angkasa pura simbol reward dan punishment

Ketika saya berada di bandara Juanda Surabaya, ketika mau masuk longue singasari mata saya tergelitik melihat ke sudut ruangan kamar mandi , disana terpampang jelas bahwa terdapat karyawan teladan di perusahaan ini walaupun untuk petugas cleaning service kamar mandi(entah outsourcing aau karyawan sendiri) ,No pix hoax kata anak jaman sekarang oke ni gambarnya

image

ya hal ini sangat hebat menurut saya. Walaupun hal ini terlihat sepele tapi penghargaan dan side effect dari aktifitas ini akan menimbulkan dampak yang luar biasa bagi sebuah organisasi
Efek nya adalah

  1. Bagi masyarakat awam melihat perusahaan yang melakukan hal ini pasti menggap bahwa manajemen bagus untuk urusan kecil saja reward and punismet dijalankan ,sesuaindegn ciri organisasi yang sehat sistem reward and punisment jalan
  2. Karyawan akan lebih terpacu dan berlomba -limba dalam bekerja karena kenyamanan yang mereka dapatkan karena eksistensi dan pengabdian mereka dihargai dan kenyamana ini lebih kuat untuk membuat pekerjaan sebagai bentuk pengabdian walaupun gaji mereka kecil
  3. dengan adanya suasana yang nyaman maka konflik dapat di diminimalisir

Sungguh ironi ketika didunia pendidikan atau civitas akademika yang notabene mengajarkan hal hal ini tidak menggunakan ilmunya ,karena saya belum melihat diperguruan perguruan tinggi menerapkan hal ini.Karena mereka terjebak oleh nama indah pendidikan tinggi tanpa bisa melihat lebih jauh keluar kotak

Semoga berguna 🙂

hati – hati tertipu harga murah hotel di ago ** da.com

Pernahkah anda posting di beberapa agent travel hotel dengan harga yang murah, tetapi tiba – tiba tagihannya membengkak nah ini yang pernah saya alami waktu ada pekerjaan di jakarta,

lihat ini harga  yang murah, saya kemudian tergiur dengan superior delux plus makan pagi

langsun deh saya buka web online yang sudah terkenal secara kemanannya dan service nya dalam masalah hotel , saya tertuju kepada Agod**a.com

rinciannya

  1. 1 kamar 2 malam dengan harga Rp 483.471 jadi totalnya seharusnya Rp 966.942
  2. saya kemudian membayarnya dengan menggunakan kartu kredit
  3. tetapi tagihannya ternyata menjadi Rp 1.170.000 nah saya telisik lagi ternyata harga itu belum termsuk pajak 10% dan pelayanan kamar 10 %, owwwwww

ni gambarnya

hotel1

cermati

hotel2

dan tipsnya

  1. bijak lah dalam memilih hotel dan melihat harga secara detail agar tidak terjadi over price seperti ini
  2. jika harga itu murah dan dibawah rata – rata check dulu apakah include tax / pajak dan biaya service kamar

happy travelling semoga berguna 🙂