Set main activity android

Untuk setting kelas utama /  kelas awal  untuk dieksekusi pada android caranya kita tambahkan code berikut pada file AndroidManifest.xml diantara tag  <activity> dan </activity>


<intent-filter>
 <action android:name="android.intent.action.MAIN" />
<category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
</intent-filter>

contoh


 <activity android:name="com.example.android_tab.AndroidTabLayoutActivity"
android:label="@string/app_name">

<intent-filter <action android:name="android.intent.action.MAIN" />
 <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" /></intent-filter>

 </activity>


semoga berguna 🙂

Iklan

Layout pada android

ada beberapa macam layout pada android yang bisa kita gunakan

  1. Absolute Layout
    layout ini hampir sama dengan relative layout tetapi  meletakkan elemen menurut koordinat x dan y dan sudah jarang digunakan

    
     <AbsoluteLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"> .... </AbsoluteLayout>
    
    
  2. Frame Layout
    layout ini meletakkan elemen secara menumpuk jadi hanya satu elemen yang terlihat

    
     <FrameLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
     android:orientation="vertical"> .... </FrameLayout>
    
    
  3. Linear Layout
    layout ini akan meletakkan elemen  secara berurutan lurus menyamping atau ke bawah ,tergantung orientationnya(vertikal /horisontal)

    linear layout vertikal
     <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:orientation="vertical"> .... </LinearLayout>
     linear layout horisontal
     <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:orientation="horizontal"> .... </LinearLayout>
    
  4. Relative Layout
    layout ini meletakkan elemen dengan bebas dan relatif terhadap elemen2 isi atau elemen induk

    
     <RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">
     .... </RelativeLayout>
  5. Table Layout
    layout ini meletakkan elemen  kedalam sebuah tabel dalam baris dan kolom

    
     <TableLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">
    <Tablerow>
    disini kita letakkan elemen-elemen / item (ini baris 1)
    </Tablerow>
    <Tablerow>
    disini kita letakkan elemen-elemen / item (ini baris 2)
    </Tablerow>
    </TableLayout>
    

contoh

download kodenya
referensi:
http://www.androidhive.info/2011/07/android-layouts-linear-layout-relative-layout-and-table-layout/
http://developer.android.com/guide/topics/ui/declaring-layout.html
http://mobile.tutsplus.com/tutorials/android/android-layout/
http://www.learn-android.com/2010/01/05/android-layout-tutorial/4/
http://www.androidhive.info/2011/07/android-layouts-linear-layout-relative-layout-and-table-layout/
http://belajarkodeandroid.blogspot.com/2012/12/cara-penggunaan-layout-di-android.html
mudah membuat aplikasi android stepanus hermawan s

semoga berguna 🙂

Berpindah activity pada android mengunakan intent

Seperti pada penjelasan saya sebelumnya intent dapat digunakan untuk berpindah antar form atau kita menyebutnya antar activity pada sebuah aplikasi android

oke ini kodenya

Intent i = new Intent(kelasasal.this, NewClaas.class);
 startActivity(i); 

NewClaas.class merupakan class tujuan /activity yang dituju,kelas asal merupakan kelas intent tsb

contoh

disini ada 2 activity dengan button pada masing-masing activity,button  tersebut jika diklik akan menuju activity

file java 1

package com.example.berpindahform;

import android.os.Bundle;
import android.app.Activity;
import android.content.Intent;
import android.view.Menu;
import android.view.View;
import android.view.View.OnClickListener;
import android.widget.Button;

public class Form1 extends Activity {
private Button tombol;
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
 super.onCreate(savedInstanceState);
 setContentView(R.layout.form1);
 tombol=(Button)findViewById(R.id.button1);
 tombol.setOnClickListener(new OnClickListener() {

 @Override
 public void onClick(View v) {
 Intent i = new Intent(Form1.this, Form2.class);
 startActivity(i);

 }
 });
 }

@Override
 public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
 // Inflate the menu; this adds items to the action bar if it is present.
 getMenuInflater().inflate(R.menu.activity_main, menu);
 return true;
 }

}
 

file java 2

package com.example.berpindahform;

import android.os.Bundle;
import android.app.Activity;
import android.content.Intent;

import android.view.Menu;
import android.view.View;
import android.view.View.OnClickListener;
import android.widget.Button;

public class Form2 extends Activity {
 public Button tombol;
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
 super.onCreate(savedInstanceState);
 setContentView(R.layout.form2);
 tombol=(Button)findViewById(R.id.button1);
 tombol.setOnClickListener(new OnClickListener() {

 @Override
 public void onClick(View v) {
 Intent i = new Intent(Form2.this, Form1.class);
 startActivity(i);

 }
 });
 }

}
 

file xml 1

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
 xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
 android:id="@+id/LinearLayout1"
 android:layout_width="match_parent"
 android:layout_height="match_parent"
 android:orientation="vertical"
 tools:context=".Form1" >

<TextView
 android:id="@+id/textView1"
 android:layout_width="wrap_content"
 android:layout_height="wrap_content"
 android:text="ini form 1"
 android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />

<Button
 android:id="@+id/button1"
 android:layout_width="wrap_content"
 android:layout_height="wrap_content"
 android:layout_marginTop="60dp"
 android:text="ganti form" />

</LinearLayout>
 

file xml 2

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
 android:layout_width="match_parent"
 android:layout_height="match_parent"
 android:orientation="vertical" >

<TextView
 android:id="@+id/textView1"
 android:layout_width="wrap_content"
 android:layout_height="wrap_content"
 android:text="ini form 2"
 android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />

<Button
 android:id="@+id/button1"
 android:layout_width="wrap_content"
 android:layout_height="wrap_content"
 android:layout_marginTop="60dp"
 android:text="ganti form" />

</LinearLayout>
 

hasilnya
intent1
download filenya
semoga berguna 🙂

kupas kupas perintah netstat pada linux

Netstat (Network Statistics)

netstat
fungsi untuk menampilkan informasi lalu lintas transfer data dalam sebuah jaringan komputer. Baik itu transfer data yang keluar masuk di dalam jaringan maupun informasi routing table dan informasi interface jaringan

Menampilkan socket yang terbuka dan sedang aktif

netstat -l

Menampilkan informasi dari interface yang kita gunakan

netstat -i

Menampilkan semua TCP port yang terbuka

 netstat -at 

Menampilkan semua UDP port yang terbuka

 netstat -au 

Menampilkan port TCP yang aktif

 netstat -lt 

Menampilkan port TCP yang aktif

 netstat -lu 

Menampilkan UNIX port yang aktif

netstat -lx 

Menampilkan statistik protokol yang digunakan

 netstat -s 

Menampilkan statistik protokol TCP

netstat -st 

Menampilkan statistik protokol UDP

 netstat -su 

Menampilkan informasi kernel routing

netstat -r 

Menampilkan PID dan nama program

netstat -pt 
  • Proto. Kolom proto menunjukan jenis protokol yang dipakai bisa TCP,RAW atau UDP.
  • Local Address. Kolom ini menjelaskan alamat dan nomor port yang ada di komputer anda yang mana saat itu sedang aktif melakukan koneksi.(namahost:port atau ipaddress:namaPort)
  • Foreign Address. Kolom ini menunjukan koneksi yang dituju oleh local address beserta nomor portnya.
  • State. Kolom ini menunjukan status dari koneksi yang sedang terjadi.

state yang mungkin terjadi

  • LISTENING -> siap untuk melakukan koneksi
  • SYN_SENT -> mengirimkan paket SYN (Soket berusaha untuk menjalin koneksi)
  • SYN_RECEIVED -> menerima paket SYN (Request koneksi sudah diterima dari network)
  • ESTABLISHED -> koneksi terjadi dan siap mengirimkan data
  • TIME_WAIT -> sedang menunggu koneksi (Soket menunggu setelah close untuk menangani paket yang masih di network)
  • CLOSE_WAIT ->sedang menunggu menutup koneksi
  • CLOSE -> koneksi ditutup (Sisi remote sudah shutdown, menunggu soket close)
  • FIN_WAIT1     : Soket close, dan koneksi shutdown
  • FIN_WAIT2     : Soket close, dan soket menunggu sisi remote shutdown
  • LAST_ACK      : Sisi remote sudah shutdown, dan soket sudah close, menunggu ack

opsi

netstat -a , menampilkan semua koneksi baik yang listening maupun yang tidak
netstat -l , menampilkan semua koneksi yang listening saja
netstat -s , menampilkan statistik per protokol
netstat -n , menampilkan alamat dalam bentuk ip
netstat -o , menampilkan timer
netstat -g , menampilkan berdasarkan group membership
netstat -i , menampilkan tabel network interface
netstat -I<interface> , menampilkan network interface tertentu misal netstat -Ieth0
netstat -p , menampilkan PID atau program yang sedang melakukan koneksi
netstat -M, menampilkan IP masquerade

referensi
http://yoir.wordpress.com/2012/10/16/netstat-pada-command-prompt/
http://www.kadekbagus.com/memantau-koneksi-jaringan-dengan-netstat.html
http://lintoherlambang.com/netstat-adalah.html
http://puji.files.wordpress.com/2008/03/komdat_tcpip.pdf
http://rioferlanda.blogspot.com/2012/10/traceroute-netstat-dan-network-mapper_5442.html
http://numb.web.id/linux/cara-menggunakan-netstat-pada-linux.html
http://www.tcpipguide.com/free/t_TCPConnectionTermination-2.htm

semoga berguna 🙂

Set ukuran launcher icon untuk program android

ketika develop android kita disuguhkan dengan 4 input icon

icon_android

menurut sumbernya syarat launcher icon itu ” should be 32-bit PNGs with an alpha channel for transparency.”
icon
ukuran icon yang berbeda-beda  diperlukan untuk tampil sebagai icon pada  device yang digunakan oleh user (ingat ukuran device user berbeda beda)

referensi :http://developer.android.com/guide/practices/ui_guidelines/icon_design_launcher.html#icons_in_market
semoga berguna 🙂

merubah port SSH

untuk merubah port ssh

rubah port  ssh


vi /etc/ssh/sshd_config

port
rubah port standar 22 ke port 22222 (port yang tersedia 1-65535)
port2restart service sshnya


service ssh restart

//atau (linux debian)

/etc/init.d/ssh restart

lihat daftar process yang listen pada port untuk mengetahui ssh port ssh telah aktif atau tidak
cari port yang telah diset sshnya (dalam contoh port 22222)

netstat -ntap

semoga berguna 🙂