edit file flameshot.ini
nano ~/.config/flameshot/flameshot.ini
tambahkan ini setelah general
useX11LegacyScreenshot=true
kemudian lakukan perintah ini
pkill flameshot
kemudian lakukan perintah ini
env QT_QPA_PLATFORM=xcb flameshot gui
edit file flameshot.ini
nano ~/.config/flameshot/flameshot.ini
tambahkan ini setelah general
useX11LegacyScreenshot=true
kemudian lakukan perintah ini
pkill flameshot
kemudian lakukan perintah ini
env QT_QPA_PLATFORM=xcb flameshot gui
biasanya ketika kita ssh pada synologi , maka default editor pada synologi adalah vi ,jika kita kesulitan menggunakan vi makan bisa kita install edotor nano, untuk menginstal nano pada synologi nas
jika terdapat error “error git synology fatal: Interactive git shell is not enabled.” , ketika mencoba masuk ssh git dari synologi yang barusan kita install server git, untuk mengatasi hal tersebut masuk ke login root synologi kembalikan default shell dari user tersebut dengan cara
nano vi /etc/password cari user tersebut kemudian ganti
/var/packages/Git/target/bin/git
menjadi /bin/sh
semoga berguna 🙂
referensi :
“fatal: Interactive git shell is not enabled” on Synology
untuk pause dan resume hasil download pada linux menggunakan perintah apt get install maka anda dapat klik
</p> <p>button Ctrl dan C</p> <p>
kemudian setalah itu download ulang dengan perintah yang sama ,maka akan meneruskan hasil yang sudah didowload pada saat terakhir kali di pause / dimatikan , misal aat sudah didownload ukuran terakhir 50 persen maka , saat itu kita hentikan dengan menekan Ctrl dan C , kemudian kita resume / download ulang kembali , maka start awal download kita di 50 persen tadi
semoga berguna 🙂
referensi :
agar settingan nftables anda menjadi permanen maka lakukan langkah dibawah ini
edit aturan pada /etc/nftables.conf kemudian set enable servisnya agar tidak hilang konfigurasinya saat reboot systemctl enable nftables systemctl start nftables systemctl restart nftables systemctl status nftablessemoga berguna 🙂
referensi :
untuk menampilkan line number / nomor baris pada nano
~/.nanorc kemudian tambahkan ini set linenumberssemoga berguna 🙂
referensi :
untuk melakukan pencarian kata pada linux dengan menggunakan alamat folder yang bisa dilakukan seperti ini misalnya kita mencari perintah atau rule pada modsecurity dengan folder tertentu
grep -r SecRequestBodyNoFilesLimit /etc/apache2/
semoga berguna 🙂
referensi
apachectl -M | grep --color security
semoga berguna 🙂
referensi :
error printer ketika perintah print tertulis completed tetapi printer tidak mengeprint biasanya jika kita cek dengan tampilan cups buka browser ketik http://127.0.0.1:631/

jika print error biasanya pada name berisi Unknown dan user berisi Withheld biasanya kosong , agar tidak kosong lakukan ini cari authenticated policy kemudian set JobPrivateAccess all and JobPrivateValues none in the, isian bukan pada the default policy.
untuk mengatasi hal tersebut maka
cek status cups
rccups restart
remove dulu cups nya
sudo apt remove cups
install hplib dan cups dari synaptic package manager
jalankan hplib sudo hp setup
kemudian setting printer dengan menyalakan printer telebih dahulu dan set konfigurasi sesuai dengan jenis printer anda
atau install hplib dari luar
sh hplip-3.18.3.run
beberapa perintah yang mungkin berguna
untuk cek log pada cups
edit konfigurasi cups agar log errornya terecord
nano /etc/cups/cupsd.conf
isian “LogLevel” dari “warn” ganti menjadi “debug”
cek log level dengan
sudo tail -f /var/log/cups/access_log
atau
egrep “error|backend” /var/log/cups/error_log
cek driver
lpstat -t
cek apakah sevice cups sudah jalan
netstat -ant | grep 631
masukkan user kedalam grup lpadmin
sudo adduser bim lpadmin
cek group
groups namauser
semoga berguna 🙂
referensi :
untuk reboot pada linux debian 10 maka beikut caranya
/sbin/init 6semoga berguna 🙂
referensi :