untuk mengcopy folder beserta sub folder di linux ketik
cp -r folderygmaudicopy targetfolder
untuk mengcopy folder beserta sub folder di linux ketik
cp -r folderygmaudicopy targetfolder
untuk mengakses flasdisk pada linux debian
login root
ketahui lokasi flasdisk anda perintah
fdisk -l
lihat pada tulisan “device boot”
dibawahnya biasanya terdapat lokasi flasdisk anda, jika sudah diketahui buat folder untuk menghubungkan dengan flasdisk anda
mkdir /media/flashdisk
kemudian link kan / hubungkan folder anda dengan flasdisk anda
mount /dev/sda1 /media/flashdisk
coba akses flasdisk anda
cd /media/flashdisk
semoga berguna
untuk merubah alamat repositori pada linux debian
login root edit pada
vi /etc/apt/sources.list
masukkan alamat repositori misal deb http://komo.vlsm.org/debian lenny main contrib non-free
untuk mendisable ketik # diawal alamat repositori maka alamat source tidak akan dieksekusi misal
# deb http://komo.vlsm.org/debian lenny main contrib non-free
semoga berguna 🙂
Untuk setting IP address static pada linux debian dan turunannya , login root kemudian edit file
/etc/network/interfaces
isi dengan
auto eth0 allow-hotplug eth0 iface eth0 inet static address 118.98.223.132 (sesuaikan dengan ip anda) netmask 255.255.255.242 (sesuaikan dengan netmask anda) gateway 118.98.232.130 (sesuaikan dengan gateway anda)
kemudian restart untuk mendapatkan ip dengan perintah
/etc/init.d/networking restart
semoga berguna 🙂
Untuk setting DHCP pada linux , login root kemudian edit file
vi /etc/network/interfaces
isi dengan
auto eth0 allow-hotplug eth0 iface eth0 inet dhcp
kemudian restart untuk mendapatkan ip dengan perintah
/etc/init.d/networking restart
semoga berguna 🙂
login root ketik di console
date 0812144012.20 = (bulan,tanggal,jam,menit,tahun,detik)
perintah diatas artinya
bulan= 8
tanggal = 12
jam = 14
menit = 40
detik = 20
tahun = 2012
semoga berguna 🙂
untuk merubah waktu file linux ketik pada console linux
touch -t 200805101024.11 filename
arti dari 2008 05 10 10 24 (tahun,bulan,tanggal,jam,menit)
tahun 2008
bulan 05
tanggal 10
jam 10
menit 24
detik 11
-m: merubah waktu hanya pada modified time nya saja
-a: merubah waktu hanya pada accessed time nya saja
-t : merubah waktu pada accessed time dan modified time
untik melihat status waktu file gunakan perintah
stat nama_file
semoga berguna 🙂
ketik perintah in di konsole
nano/etc/rc.local
setelah terbuka tambahkan perintah yang akan dimuat sebelum sebelum kata
exit 0
semoga berguna 🙂
untuk melihat versi debian tulis pada console / terminal
cat /etc/debian_version
atau
cat /etc/issue
atau
lsb_release -a
atau
uname -a
atau
cat /proc/version
atau
hostnamectl
referensi
dma = direct memory acces
agar hardisk kita lebih cepat maka kita set dma nya aktif karena buffering dari drive langsung dilakukan pada memori utama (Direct Memory Access) sehingga mengurangi kinerja prosesor secara signifikan. Selain itu kecepatan data berlipat daripada tanpa DMA (PIO)
untuk set dma pertama kita install dulu hdparm
pada linux debian install-get hdparm
kalo sudah
kemudian set aktif dma nya
hdparm d1 /dev/sda
untuk mematikan dma
hdparm d0 /dev/sda
untuk tes kecepatanya
hdparm -Tt /dev/sda
-T : kecepatan akses ke cache(memory)
-t: kecepatan akses ke hardisk secara langsung