error mysql 1205 (hy000) lock wait timeout exceeded

 

jika terdapat error dengan error 1205 (hy000) lock wait timeout exceeded biasanya terjadi aksi locking yang lama / aksi saling menunggu dari sebuah transaksi / query pada mysql solusi jangka pendek adalah menambah limit dari innodb_lock_wait_timeout .untuk rentang nilai tersebut kita dapat setting nilai dari   1 to 1073741824 dengan nilai default 50 (detik).

kita bisa dengan mudah menambahkan dengan set global seperti ini

masuk ke mode mysql dulu mysql -u root -p

SET GLOBAL innodb_lock_wait_timeout = 120;

atau perintah selt selama sesi anda aktif

SET innodb_lock_wait_timeout = 120;

, tetapi biasa akan kembali ke nilai default ketika database  berhenti atau restart

mari kita belajar menambahkan limit pada innodb_lock_wait_timeout secara permanen,

 

masuk ke mode mysql

mysql -u root -p

kemudian cek limit default

show variables like ‘innodb_lock_wait_timeout’;

 

rubah dengan menambahkan pada file mysqld.cnf  pada debian file tersebut terletak di /etc/mysql/mysql.conf.d/mysqld.cnf

pada file mysql.cnf pastikan pada file tersebut diawal [mysqld] bukan [mysql] karena ada beberapa file dengan eksensi .cnf

coba cek dengan masuk ke mysql -u root -p

kemudian jika ada tulisan

unknown variable ‘‘innodb_lock_wait_timeout’

berati anda salah file my.cnf. jika tidak ada apa -apa atau kosong berarti benar dan

restart server anda , den  cek kembali dengan perintah

mysql -u root -p

kemudian

show variables like ‘innodb_lock_wait_timeout’;

innodb_lock_wait_timeout

jika hasilnya sudah berubah maka anda telah berhasil merubah nilai innodb_lock_wait_timeout

semoga berguna 🙂

referensi :

Ditulis dalam mysql. Leave a Comment »

Mengetahui versi mysql pada cpanel

untuk mengetahui versi mysql pada cpanel kita

  • login cpanel
  • cari kategori database, kemudian klik phpmyadmin

    mysql-cpanel-1

  • versi mysql anda terletak pada kiri , kategori database server pada item “Server version: 5.6.28-76.1-log – Percona Server (GPL), Release 76.1, Revision 5759e76 ”

    cpanel-mysql-2

semoga berguna 🙂

referensi :

 

Mengisi data dari database pada JTabel dengan Netbeans

Kali ini kita akan berlatih tentang mengisi data pada  JTabel dari database . Dengan manggunakan netbeans. Langsung aja gan monggo
This time we will learn how to fill data JTabel from database use Netbeans IDE . Ok check this out.

Bahan

  1. Bikin Database (kita gunakan mysql).download ( rename menjadi books.sql kemudian create database dengan nama books kemudian Import sql ini)
  2. JFrame dangan jtabel.
  3. Bikin kelas untuk set model pada JTabel.download (rename menjadi KelasModel.java)

Ingredient

  1. Build database (we use mysql database).download (rename become  books.sql then Create Databases books last import this sql)
  2. JFrame with JTabel.
  3. Make a class for to set Model for JTabel.download (rename become KelasModel.java)

Struktur Tabel
Table structure
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `buku` (
`id` int(11) NOT NULL,
`ISBN` varchar(14) DEFAULT NULL,
`judul` varchar(60) NOT NULL,
`tahun` date NOT NULL,
`id_penerbit` int(11) NOT NULL,
`penulis` varchar(60) NOT NULL,
PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

Hasil Tampilan
Result


Ok bahan siap…..
Ok we’re ready to go

Bikin project dengan nama Belajar Isi JTabel
Build some project with name Belajar Isi JTabel

Tambahkan kelas “kelasModel” yang sudah di download (copi paste aja ke project)
Add the class “kelasModel” to our project that have been downloaded before (just copy it into our project)

Tambahkan JFrame
Add JFrame

Tambahkan JTabel cara nambahinnya cari JTabel di kolom Pallete Netbeans sebelah kiri klik dan drag JTabelnya ke arah Form kita (jika Pallete tidak muncul klik menu  Window |  Pallete or cntrl+shift+8 )
Add JTabel ,search JTabel in left Netbeans collum and drag JTabel into JFrame (if pallete windows not show click menu  Window |  Pallete or cntrl+shift+8 )

Buka source JFrame
Open JFrame source


Cari kode ini
Search This Code

class InsertingJtabel extends javax.swing.JFrame {

Setelah itu tambahkan :
Then Add:

Connection con = null;

Statement stmt = null;

public ResultSet getResultData() {

ResultSet rs = null;

try{

rs = stmt.executeQuery(“SELECT * FROM buku”);

}

catch(SQLException e) {

System.err.println(“Error SQL: ” + e.getMessage());

}

return rs;

}

public void closeResultSet(ResultSet rs){

if (rs != null) {

try{

rs.close();

}

catch(SQLException e) {

System.err.println(“Error SQL: ” + e.getMessage());

}

}

}

(di konstruktornya) Kemudian cari kode  public InsertingJtabel() {
Tambahkan ini sebelum  initComponents();
(on konstruktor) Search the code public InsertingJtabel() {
Add this before  initComponents();

// Loading driver MySQL/J

try {

Class.forName(“org.gjt.mm.mysql.Driver”);

}

catch (ClassNotFoundException e) {

System.err.println(“Error loading driver: ” + e.getMessage());

}

try {

// Mendirikan koneksi database MySQL

con = DriverManager.getConnection(

“jdbc:mysql://localhost:3306/books”,

“root”, “”);

// Statement SQL statik

stmt = con.createStatement();

}

catch (SQLException e) {

System.err.println(“Error SQL: ” + e.getMessage());

}

Ok kode siap saatnya setting pada JTabel
Oc the code ready time to set the JTabel

Klik kanan JTabel pilih CodeCustomizer kemudian pilih  defaultcode nya kita ganti dengan Custom Property
Right Click JTabel select  CodeCustomizer then change Defaut Code with Custom Property


Tambahkan
Add

ResultSet rs = getResultData();

jTable1.setModel(new kelasModel(rs));

closeResultSet(rs);

Selanjutny jalankan
Next run

Kelihatannya aja panjang tapi ntar implementasinya cuman sekelumit …smoga berguna
Its looks so Much code but in implementation just in short  time

Download source (build with netbeans 6.8)